Minggu, 10 April 2016

Mbak, hijab dong..

Jadi ceritanya gue lagi bijak ke temen gue. Inisialnya X, Y dan Z

Gue : X, lo gak mau pake hijab?
X : Gue masih belum siap nih. Sholat gue aja masih bolong-bolong.

Gue : Y, gimana kalo lo pake hijab?
Y : Hijab tuh gerah tau. Nanti gue kepanasan.

Gue : Z, pake hijab yuk..
Z : Tapi gue cantikan gapake hijab. Rambut gue mau gue ombre biar kekinian.

Eh.. dateng si A, gue samperin.

Gue : A, mau nggak lo pake hijab?
A : Gue kan masih muda. Entar aja kalo udah nikah, nikmati dulu masa muda kita.

Fix, gue jadi gemes sendiri sama mereka.

Eh, mbak. Terus kapan siapnya kalo begitu? Mungkin penyebab gak mau pake jilbab tuh karena KONON jilbab bikin sumpek. Apalagi Indonesia daerah tropis, panas.. beuh.. makin ogah deh pake jilbab. Nah, dari cara bicaranya aja udah kelihatan gak ada niat pake hijab. Padahal belum dicoba 'kan? Kenapa maling bisa maling? Karena dia emang niat maling. Kenapa kita makan ketika lapar? Karena kita punya tujuan dan niat untuk makan. Memang sih sehari dua hari masih merasakan sumpek pake hijab. Tapi percaya deh, kalau kalian bener-bener ready dan niat untuk menutup aurat karena Allah, pasti kalian bakal susah untuk meninggalkan hijab nantinya.

Dan yang harus diketahui adalah, mayoritas penduduk neraka adalah wanita. Nah loh, kenapa kita tidak mencoba menjadi muslimah yang taat? Kapan lagi waktunya? Sedangkan kematian aja gak tau kapan datangnya.

Sebagai seorang wanita kita harus bisa 'jual mahal' ke publik. Gak bisa sembarangan orang melihat rambut kita, gak bisa sembarang orang melihat aurat kita. Dan kita harus menjaga aurat dengan sebaik mungkin.

X : "tapikan hijab itu gak modis banget. Sedangkan diluar sana banyak baju yang keren dan kece"
Yaelah.. jadi lebih mementingkan mode daripada perintah Allah? Wow, berani sekali. Gak takut sama neraka?

Y : "Apa hubungannya neraka sama jilbab?"
Plis deh, ya ada lah. Wanita yang gak pakai jilbab rambutnya akan digantung di besi yang sudah dipanaskan oleh api neraka. Tahu 'kan panasnya api neraka itu 70.000 kali lipat dari panas bumi. Bujugile! Kaya apa tuh? Dan nantinya besi itu bisa melumerkan otak saking panasnya.

Z : "Terus kita-kita yang belum pakai hijab mesti gimana?"
Ya kalau gak sekarang, kapan lagi? Kalau kalian takut ketinggalan mode, 'kan sekarang banyak tuh ootd muslim yang cute. Mungkin kalian harus coba.

Dan harus percaya diri! Kalau ada yang bilang "Aneh lo kalau pake hijab." Sautin aja. "Masa gue haru mementingkan perkataan lu daripada perkataan Allah?" Nah itu jleb abis.

A : "Duh gue masih belum siap pake hijab. Akhlak aja masih belum bener, malu sama hijabnya entar.."
Ya sambil berhijab, sambil memperbaiki akhlak. Step by step, hijab sebagai remnya. Asal ada kemauan yang kuat, kita pasti diberi kemudahan.

Dan satu lagi..

Menutup aurat itu WAJIB, BUKAN SUNNAH. Sama halnya dengan sholat. Sholat wajib 'kan? Zakat wajib 'kan? Apa balasan untuk orang yang tidak menunaikan sholat? Neraka saqar bruh!

Dengan menutup aurat, kita bisa menjaga diri. Emang sih gak pasti, tapi seenggaknya kita sudah melakukan pencegahan. Adapaun kita memang akan masuk neraka nanti (naudzubillah) tapi setidaknya siksaan itu tidak seberapa jika dibandingkan dengan yang tidak menutup aurat. Emang gak kasian sama Ayahnya? Saat mengucapkan ijab kabul, disitulah ayah berjanji kepada Allah bahwa ia akan menanggung dosa anak dan istrinya. Baik dosa kecil, maupun dosa besar. Bahkan sampai ke perkara menutup auray.

Oleh karena itu, ayo dong mbak.. berhijab karena Allah SWT. Gak akan rugi kok, justru malah dapat beribu untung.

nah coba stalking timeline ask.fm nya Wirda Mansur biar tambah mantap untuk berhijab http://ask.fm/wrdmnsr

Tidak ada komentar:

Posting Komentar